Karya Opini oleh Fawwaz Zulfiqar Aziz
Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang tidak selalu mementingkan diri sendiri. Meski sifat asertif yang harus dimiliki, tetapi perhatian dan kepedulian pemimpin terhadap anggota dan organisisasinya sangat penting. Pemimpin yang selalu memfokuskan untuk Good Looking tapi memiliki sifat seperti setan haruslah dihindari.
Tentu dewasa ini kita sulit menemui sosok pemimpin yang ideal bagi suatu bangsa dan negara. Ada yang dianggap sempurna tapi rekam jejak digital membuatnya jadi lemah, ada yang masih dianggap kurang berpengalaman dan mempuni dalam memimpin tapi akhirnya jadi tokoh pemimpin negara. Sehingga akhirnya kita harus memilih pemimpin yang ideal bukan dari fisik tapi isi hati dan kepalanya.
Ada 4 sikap yang harus dimiliki oleh pemimpin adalah lebih sering intropeksi daripada mengkritik, memang kodrat dari pemimpin adalah memimpin anggotanya, tak jarang pemimpin akan menilai dan mengkritik hasil kinerjanya. Namun, janganlah tenggelam akan terus menerus mengkritik anggotanya tanpa pemimpin sadari, hasil kinerja anggota lahir dari cara pemimpin memimpin. Intropeksi terlebih dahaulu, apa yang salah dari cara memimpin sehingga kinerja anggota dalam mengelola tugas organisasi dapat sepenuhnya berjalan dengan baik. Pemimpin secara sadar harus mengetahui kesalahannya dalam memimpin, sehingga jika kesalahan tersebut dapat dihilangkan dan dihindari maka kesalahan tersebut tidak akan sampai ke anggota dan organisasinya.
Kesimpulannya, pemimpin jangan terus menerus mengkritik tapi seringlah berintropeksi diri, siapa tahu yang salah bukan dari anggotanya tapi cara pemimpin dalam memimpin anggotanya.
3 sikap lagi di opini selanjutnya.
