Opini dibuat oleh Fawwaz Zulfiqar Aziz
Berlanjut, pada dasarnya seorang pemimpin harus memiliki jiwa kepemimpinan. Dimana jiwa kepemimpinan tumbuh dan berkembang berasal dari dalam dirinya sendiri, baik sadar atau tidak sadar. Hal ini sejalan dengan konsep bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang sadar bahwa lingkungan sekitarnya perlu adanya perubahan yang lebih baik. Sehingga melalui konsep dasar ini, pemimpin yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dapat memberikan perubahan yang lebih baik pula. Baik untuk dirinya atau lingkungan sekitarnya.
Jika
melihat situasi saat ini, banyak sekali pemimpin yang bisa dikatakan tidak
baik. Kenapa penulis berbicara seperti itu? Ya karena tidak menutup kemunngkinan
bahwasanya dewasa ini para pemimpin hanya memikirkan jabatan dan timbal balik
yang didapatkan, tidak berpikir mengenai yang dipimpinnya, sehingga menimbulkan
suatu sebutan bahwa pemimpin sekarang hanya gila jabatan atau tahta tujuannya.
Pemimpin
yang baik harus didasarkan pada niat dan konsep yang baik dalam memimpin. Tidak
hanya memikirkan untuk diri sendiri, tapi berusaha untuk memikirkan orang lain.
Itu baru sebagian, lebih rincinya seorang pemimpin yang baik selalu berpedoman
pada hukum dan landasan yang benar-benar diharapkan dan dirancang oleh banyak
orang, sehingga akan menghasilkan keadilan dan kemakmuran yang baik.
Pastinya
menjadi pemimpin yang baik adalah yang diharapkan dan didambakan. Namun, sejalan
dengan prosesnya yang sangat susah dan tidak mudah. Karena pemimpin yang baik ‘biasanya’ lahir
dari latar belakang yang baik. Kenapa demikian, semakin dirinya yakin bahwa
dirinya baik untuk diri sendiri maka untuk orang lain dia akan berusaha
memberikan yang terbaik.
Tapi
tidak menutup kemungkinan juga, bahwa pemimpin yang baik memiliki latar
belakang yang buruk. Misalnya seseorang yang dulunya buruk merasa tidak nyaman
dengan diri sendiri, akan berusaha dan berupaya untuk menjadi lebih baik dan
akan memberikan pemahaman kepada yang lain bahwa hal buruk akan menjerumskan dan
hal baik akan menyelamatkan.
Untuk
bagian kedua hanya sampai ini, kita lanjut dibagian tiga membahas mengenai
pemimpin dan kepemimpinan yang terlahir dari pemuda yang selalu berkarya di
masa lalu.