Rabu, 05 Januari 2022

Pemimpin Saat Ini Adalah Pemuda Yang Berkarya Di Masa Lalu (Bagian 2)

Opini dibuat oleh Fawwaz Zulfiqar Aziz

Berlanjut, pada dasarnya seorang pemimpin harus memiliki jiwa kepemimpinan. Dimana jiwa kepemimpinan tumbuh dan berkembang berasal dari dalam dirinya sendiri, baik sadar atau tidak sadar. Hal ini sejalan dengan konsep bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang sadar bahwa lingkungan sekitarnya perlu adanya perubahan yang lebih baik. Sehingga melalui konsep dasar ini, pemimpin yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik dapat memberikan perubahan yang lebih baik pula. Baik untuk dirinya atau lingkungan sekitarnya.

Jika melihat situasi saat ini, banyak sekali pemimpin yang bisa dikatakan tidak baik. Kenapa penulis berbicara seperti itu? Ya karena tidak menutup kemunngkinan bahwasanya dewasa ini para pemimpin hanya memikirkan jabatan dan timbal balik yang didapatkan, tidak berpikir mengenai yang dipimpinnya, sehingga menimbulkan suatu sebutan bahwa pemimpin sekarang hanya gila jabatan atau tahta tujuannya.

Pemimpin yang baik harus didasarkan pada niat dan konsep yang baik dalam memimpin. Tidak hanya memikirkan untuk diri sendiri, tapi berusaha untuk memikirkan orang lain. Itu baru sebagian, lebih rincinya seorang pemimpin yang baik selalu berpedoman pada hukum dan landasan yang benar-benar diharapkan dan dirancang oleh banyak orang, sehingga akan menghasilkan keadilan dan kemakmuran yang baik.

Pastinya menjadi pemimpin yang baik adalah yang diharapkan dan didambakan. Namun, sejalan dengan prosesnya yang sangat susah dan tidak mudah. Karena pemimpin yang baik ‘biasanya’ lahir dari latar belakang yang baik. Kenapa demikian, semakin dirinya yakin bahwa dirinya baik untuk diri sendiri maka untuk orang lain dia akan berusaha memberikan yang terbaik.

Tapi tidak menutup kemungkinan juga, bahwa pemimpin yang baik memiliki latar belakang yang buruk. Misalnya seseorang yang dulunya buruk merasa tidak nyaman dengan diri sendiri, akan berusaha dan berupaya untuk menjadi lebih baik dan akan memberikan pemahaman kepada yang lain bahwa hal buruk akan menjerumskan dan hal baik akan menyelamatkan.

Untuk bagian kedua hanya sampai ini, kita lanjut dibagian tiga membahas mengenai pemimpin dan kepemimpinan yang terlahir dari pemuda yang selalu berkarya di masa lalu.